Tinggal dilingkungan baru di Depok yang kebanyakan orang-orang Betawi, tentu saya harus bisa menyesuaikan dengan mereka. Ketika pertama kali dapat undangan hajatan pernikahan saya terkesima melihat tulisan yang tertera 'Turut mengundang' banyak sekali tertulis ada sekitar 30 yang turut mengundang. Dari Bp.Camat.
Bp. Rw. Bp. RT. Sampai encang encing ...dan yang sudah meninggal Almarhum /Almh. Ini dari kuburan ikut mengundang kita datang, ternyata masih bisa kira2 nanti kalau hadir pakai pakaian apa ya? Kalau dia datang berpakaian ketika dikubur ya serem 'pocong' ...hi takut... Bapak yang punya hajat adalah seorang tukang sampah yang setiap hari mengambil sampah kita di komplek, yang sudah pasti punya hubungan tugas dari atasan koneksitasnya dalam hal ini camat dan lurah sekaligus dari kuburan yang punya nama beken dalam hidupnya. Ada-ada saja..he3x
Tidak ada komentar:
Posting Komentar