Sebut saja Joni namanya (bukan nama sebenarnya), karyawan bengkel di suatu Perusahaan Besar. Kang Joni bandannya besar dan kekar selalu sigap dalam kerjanya. Sering diminta tolong oleh rekan kerjanya untuk minta bantuan. Kang Joni bahkan jarang sakit, maka dalam catatan di Medical Record Poliklinik hampir-hampir kosong, mungkin dalam 5 tahun tidak pernah berobat.
Berbeda dari kebanyakan rekan kerja Kang Joni penuh catatan medisnya, hampir setiap dua bulan sekali pasti datang berobat, ada yang batuk pilek, atau sakit gigi dan lain sebagainya.
Tapi kali ini Kang Joni, terpaksa datang berobat ke Poliklinik, lantaran sudah beberapa hari badannya meriang batuk belum juga sembuh. kemungkinan juga banyak lembur yang dijalani selama ini.
Sengaja datang ke poli lebih awal, sambil terkantuk-kantuk Kang Joni, mendapat panggilan pertama dari juru rawat untuk masuk kamar pemeriksaan dokter.
Didalam pemeriksaan kang Joni menyampaikan keluhannya yang sudah beberapa hari masih saja sakit nggak kunjung sembuh.
Dokternya melihat kok catatan medis kosong, “Selama ini kalau sakit berobat dimana ,Pak?” Tanya dokter.
“Saya memang jarang sakit, Pak, biasanya Cuma minum jamu aja” jawab Kang Joni.
‘Ya sudah, saya beri resep saja, bisa diambil di apotik” kata dokter sambil menulis resep.
Kemudian resep diterima dan selanjutnya Kang Joni, pergi sambil mengucapkan , terima kasih.
Di loket apotik poliklinik kang Joni menyerahkan resep dari dokter tadi, oleh petugas apoteker bilang : “ Pak, sudah beberapa hari ini stok obat lagi kosong”. lanjutnya
“Memang, biasanya mengambil di apotik rekanan, tapi sudah diputus juga oleh perusahaan”.
Dalam hati kang Joni, “Sialan, baru juga ke poliklinik dibilang gak ada obat, sudah kepala pusing badannya meriang begini”.
Kemudian Kang Joni balik masuk keruang pemeriksaan dokter sambil menyodorkan sebotol air aqua dan,; “Pak dokter, berhubung nggak ada obat, tolong do’a in saja, air ini biar saya cepat sembuh”.
Tentu saja dokter kaget; “apa-apa an ini, emangnya saya dukun, udah sana beli sendiri ke apotik, nanti minta ganti uangnya ke perusahaan”.
Opo tumon kang Joni ini, dokter kok dimintai do’a-in air untuk pengobatan emang nya dukun?. Ponari kali, Ada-ada saja kang-kang……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar