Laman

Senin, 09 Januari 2012

IRONI NEGARA MARITIM

"Jaman udah gak karuan, ini udah jaman eduuuaaaan - sangat edan" mbah Gendeng berkomentar keras.
"Opo tumon, Negara kita ini sudah terkenal sebagai Negara Maritim -  wilayahnya termasuk perairan laut, lebih luas dari pada wilayah daratannya -  lha kok malah impor ikan dari negara tetanggan ; Cina , India dll". 
Boleh jadi ikan-ikan yang di impor itu juga ikan yang dicuri dari wilayah perairan Indonesia. Pemerintah harus bisa  melindungi wilayah Nusantara ini, melindungi nelayan kita juga.
"Jika tidak, matilah mereka - wis jan embuh, negara kok diatur sama orang-orang bisnis, bisanya cuma cari untung sesa'at, tidak punya visi dan misi untuk jangka panjang".
Biar namanya mbah Gendeng sebetulnya tidak gendeng masih waras, bisa berfikir yang benar untuk anak cucu - jadi kalau kita sudah tidak ada alias mati - perlu meninggalkan pondasi kuat masalah bela negara dalam berfikir . Bagaimana memajukan Bangsa dan Negara dengan cara nilai-nilai berfikir positif .
"Dengan kemajuan teknologi sebuah negara juga tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi pada hal yang lebih luas, yakni kebanggaan yang akan tumbuh menjadi sebuah rasa nasionalisme".
 
Sebuah zaman di mana akal sehat tidak lagi digunakan, masyarakatnya berpikir serba terbalik: yang benar dianggap aneh dan yang salah dianggap lumrah. Kebaikan dijauhi dan keburukan dijadikan teladan. Amenangi jaman edan, sing ora edan ora keduman. Sak bejo-bejone wong kang edan, luwih bejo wong kang iling lan waspada, demikian kata Ronggowarsito. 

Alasan impor ikan secara hitungan bisnis  hargaya  lebih murah, jika semua urusan selalu berhitung mencari keuntungan sesa'at ngurus negara  seperti ngurus perusahaan - bisa kacau! negara ini.
Apakah harus menanggalkan nurani dan akal sehat?. Inilah yang sekarang sedang terjadi di Indonesia kita tercinta saat ini.
"Sangat ironi disebut negara maritim malah impor ikan hasil curian diperairan negara kita" celoteh mbah Gendeng.
Karena hanya dengan jalan berpikir, seseorang tidak mudah larut dalam kesesatan meskipun kesesatan itu telah membudaya. Orang yang mau berpikir sehat tidak akan mengambil sesuatu yang bukan haknya, tidak akan melakukan korupsi meskipun rekan kerjanya telah membudayakannya.
 Ironi.....ironi.....ironi...... mbah Gendeng melagukan lagu IRONI.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar