![]() |
| Mbah Gendeng berpose di relief Prambanan |
Di kampung Mutihan terdapat sebuah Tugu genthong yang tingginya tidak lebih dari 3 meter diujungnya puncaknya diberi genthong tengkurep. Berdiri sejak tahun enam puluhan saat kerja bakti bersama-sama. Ide kreatif entah dari siapa, tidak jelas - akan tetapi maknanya sampai sekarang malah terkenal untuk mengidentifikasi area letak diantaranya bagi tempat tinggal di Mutihan. Biasanya pertanyaannya: "Dari Tugu Genthong kearah mana rumah Anda?"
Tugu genthong ibarat sebagai pengikat kampung Mutihan, nama Mutihan diambil dari nama makam Mbah Putih yang ada di Pesarean di Mutihan-sebelah selatan dari tugu Genthong itu.
Menurut Mbah Gendeng yang sekarang merantau di Bandung, beliau mengatakan bahwa Mutihan adalah sebagai kampung halamannya. Dikala mudanya menurut ceritanya, Mbah gendeng sering bermain musik di kampung Mutihan bersama-sama sahabat-sahabatnya diantaranya bernama: Udin, Djoko Parmono, Darman.
Kampung Mutihan sangat guyub masyarakatnya dan toleran antar sesama warga, kalau ada acara-acara Natal dan Idul Fitri warganya saling bahu membahu bergotong royong untuk merayakan. Itu menurut cerita dari Mbah gendeng, " Itu dulu , entah sekarang - apakah masih seperti itu, guyubnya? saya sudah betahun-tahun tidak pernah pulang kampung" katanya.
Tugu genthong, tugu kenangan bagi Mbah Gendeng, panggung hiburan yang sering berdiri didekatnya tempat berkreasi musik Folk Song anak-anak muda saat itu termasuk Mbah gendeng.
Tugu Genthong sekarang sebagai pengingat dan pengikat masyarakat kampung Mutihan, harus dilestarikan sudah dikenal sampai Jakarta dan bandung. Apa sebabnya? kok bisa dikenal ?.beberapa warga dari Kampung Mutihan yang merantau ke Bandung dan Jakarta, menceritakan tentang Kota Solo yang tidak pernah tidur dan Kampungnya di sekitar Tugu Genthong. Begitulah awal permulaan bahwa Tugu Genthong sudah terkenal tapi banyak yang belum melihat bentuknya.
Harapan dari Mbah Gendeng semoga warga Kampung Mutihan akan tetap rukun selalu bergotong royong - bahu membahu dalam berkehidupan sosial - " Orang yang berguna adalah orang yang banyak manfaatnya bagi sesamanya" begitu tutur Mbah Gendeng.

Hahahaha... akhirnya menemukan postingan tentang Mutihan juga.
BalasHapusTugu Genthong Mutihan masih tegak berdiri sampai detik ini. Memang benar, sebagai satu2nya tugu utk titik permulaan pencarian alamat di Mutihan.
Alhamdulillah masih tetap guyub warga Mutihan.
Salam!